Mahasiswa IPA UNIPMA Raih Podium KDMI 2026, Bukti Kuatnya Budaya Berpikir Kritis di Kampus 

 

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun). Arvika Chanda Danela dari Program Studi Pendidikan IPA berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Seleksi Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) 2026 tingkat universitas yang digelar pada Kamis (12/3/2026).

Kompetisi yang berlangsung di Ruang Lab Micro Kampus 1 UNIPMA Madiun ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menyusun argumen logis, serta meningkatkan keterampilan komunikasi.

Pelaksanaan KDMI di tingkat universitas merupakan tahap awal dalam menjaring sekaligus mempersiapkan mahasiswa terbaik untuk berlaga di tingkat yang lebih tinggi. Melalui ajang ini, peserta dilatih untuk berpikir sistematis dan analitis, serta mampu merespons berbagai isu dalam bentuk mosi debat secara cepat dan argumentatif.

Kepala Program Studi Pendidikan IPA, Dr. Tantri Mayasari, M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas capaian yang diraih mahasiswanya. Ia menilai prestasi tersebut menjadi bukti kualitas mahasiswa dalam bidang akademik maupun kompetisi.

Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan UNIPMA Madiun, Arri Kurniawan, menjelaskan bahwa KDMI memiliki peran penting dalam membentuk kapasitas intelektual mahasiswa.

“Kompetisi ini tidak hanya melatih kemampuan berbicara, tetapi juga mengasah cara berpikir sistematis serta kemampuan merespons mosi secara tepat dan berbasis argumen yang kuat,” ujarnya.

Menurutnya, peserta tidak hanya dituntut mampu menyampaikan pendapat, tetapi juga harus memiliki ketajaman analisis terhadap isu yang dibahas. Argumen yang disampaikan harus logis, didukung data, serta tersusun secara sistematis.

Lebih dari itu, ajang ini juga menjadi sarana pengembangan soft skills mahasiswa, seperti public speaking, kepercayaan diri, serta kemampuan menyampaikan ide secara efektif. Peserta juga dituntut untuk terus mengikuti perkembangan isu-isu nasional dan global agar mampu memberikan perspektif yang luas dalam setiap debat.

Setelah melalui serangkaian tahap seleksi dan penilaian dewan juri, enam peserta terbaik berhasil dipilih berdasarkan performa mereka selama kompetisi berlangsung. Para peserta terpilih ini akan mewakili UNIPMA Madiun dalam seleksi KDMI tingkat wilayah di bawah koordinasi LLDIKTI Wilayah VII.

Untuk menghadapi tahap selanjutnya, universitas akan memberikan pembinaan dan pendampingan intensif agar para delegasi mampu tampil maksimal.

“Kami berkomitmen menyiapkan tim terbaik untuk bersaing di tingkat wilayah. Para peserta akan mendapatkan pelatihan agar siap menghadapi kompetisi berikutnya,” tambah Arri.

Melalui penyelenggaraan KDMI ini, UNIPMA Madiun menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan mahasiswa, khususnya dalam kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan argumentasi. 

Diharapkan para delegasi mampu melanjutkan prestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional, sekaligus mengharumkan nama kampus di kancah kompetisi akademik.