Katalisator Literasi Sains: UNIPMA dan UNY Gelar Workshop Pembelajaran Biologi Digital bagi Guru MGMP
MADIUN – Guna merespons disrupsi teknologi dan tantangan pendidikan abad ke-21, akademisi harus terus bergerak memfasilitasi para pendidik. Menjawab hal tersebut, sebuah "Workshop Kolaboratif Pengembangan Pembelajaran Biologi Digital" sukses diselenggarakan di Laboratorium Terpadu Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Kegiatan strategis ini secara khusus dirancang untuk mendukung penguatan literasi sains siswa di Indonesia, dengan menyasar garda terdepan pendidikan, yakni para guru Biologi yang tergabung dalam wadah Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).
Mengusung semangat kolaborasi lintas institusi, workshop ini menghadirkan deretan pakar pendidikan biologi dari dua kampus kependidikan ternama, yakni UNIPMA dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Keempat narasumber ahli yang membagikan wawasan dan praktik baiknya adalah:
-
Dr. W. Linda Yuhanna, M.Si. (Dosen Pendidikan Biologi UNIPMA)
-
Dr. Agung W. Subiantoro (Dosen Pendidikan Biologi UNY)
-
Dr. Ahmad Kamal S (Dosen Pendidikan Biologi UNY)
-
M. Ikhsan Al Ghazi, M.Pd. (Dosen Pendidikan Biologi UNY)
Transformasi Digital di Ruang Kelas Biologi
Fokus utama dari kegiatan ini adalah bagaimana meramu konsep biologi yang kompleks menjadi materi yang interaktif dan mudah dipahami melalui pemanfaatan instrumen digital. Penguatan literasi sains tidak lagi sekadar menghafal teori, melainkan membiasakan siswa untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, dan mengolah fenomena alam melalui data.
Dalam sesi pemaparannya, Dr. W. Linda Yuhanna, M.Si. menyoroti pentingnya desain pembelajaran kontekstual yang diintegrasikan dengan teknologi masa kini. Sementara itu, kolaborasi tim pakar dari UNY—Dr. Agung W. Subiantoro, Dr. Ahmad Kamal S, dan M. Ikhsan Al Ghazi, M.Pd.—membekali para guru dengan ragam tools digital terkini, strategi implementasi EdTech (teknologi pendidikan), serta metode evaluasi berbasis literasi sains yang efektif.
Antusiasme Guru MGMP di Laboratorium Terpadu
Laboratorium Terpadu UNIPMA yang dilengkapi dengan fasilitas modern menjadi tempat yang ideal untuk hands-on practice (praktik langsung). Para guru peserta MGMP tampak sangat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka tidak hanya menerima materi secara teoretis, tetapi juga diajak menyimulasikan pembuatan media pembelajaran digital yang langsung dapat diaplikasikan di sekolah masing-masing.
“Workshop ini sangat membuka wawasan kami. Di era sekarang, guru tidak boleh tertinggal oleh muridnya dalam urusan teknologi. Materi dari para dosen UNIPMA dan UNY ini sangat aplikatif untuk kami terapkan guna mendongkrak minat dan literasi sains anak-anak di kelas,” ungkap salah satu guru peserta dari perwakilan MGMP.
Kegiatan kolaboratif ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai forum pelatihan, melainkan menjadi pijakan awal bagi terciptanya komunitas pendidik biologi yang melek digital. Dengan guru yang inovatif, diharapkan akan lahir generasi siswa Indonesia yang memiliki literasi sains yang kuat, adaptif terhadap kemajuan zaman, dan siap menjadi problem solver di masa depan.
Link Dokumentasi Kegiatan : https://drive.google.com/drive/folders/1KjdgJHCWBiL7cUdlNfpgotk6kRGSe3ig
